Olahraga Cliff Diving, Lompat Ekstrim Yang Menguji Adrenalin

0 Comment
Sports
Olahraga Cliff Diving, Lompat Ekstrim Yang Menguji Adrenalin

Cliff diving merupakan salah satu jenis olahraga yang sangat ekstrim dan menguji adrenalin. Olahraga ini mengharuskan seseorang untuk dapat terlatih menyelam ke dalam air dengan melompat dari atas ketinggian yang curam. Hanya orang-orang yang sudah terlatih saja yang memungkinkan untuk melakukan olahraga ekstrim yang menguji adrenalin ini karena sangat berisiko tinggi. Berikut beberapa hal yang bisa diketahui mengenai olahraga cliff diving :

Cara Melakukan Olahraga Cliff Diving

Cliff diving merupakan jenis olahraga yang sangat ekstrim, menguji adrenalin, dan juga berbahaya. Oleh karena itu, orang yang melakukan olahraga ini juga harus sudah terlatih dengan baik sehingga tidak menimbulkan kecelakaan yang serius. Beberapa cidera yang sering terjadi ketika melakukan olahraga ini adalah memar, gegar otak, lecet, hingga kerusakan tulang belakang.

Oleh karena itu, kita harus melakukan cliff diving dengan benar dan tepat sehingga tidak terjadi hal-hal berbahaya yang tidak diinginkan. Cliff diving harus dilakukan dari atas ketinggian tebing dengan memperhatikan beberapa hal seperti cuaca, ombak, hingga medan tebing.

Cliff diving dilakukan dengan menerjunkan diri dari atas ketinggian tebing yang berada di pinggir pantai ke dalam air yang cukup dalam. Para pelompat bisa meluncur ke dalam air dengan kecepatan 112 km/jam ketika membentur air. Ketika melakukan olahraga ini, para pelompat biasanya berlatih pada ketinggian rendah dulu kemudian bertahap hingga mencoba tebing yang lebih tinggi.

Tips Melakukan Olahraga Cliff Diving Yang Aman

Olahraga cliff diving tentunya harus dilakukan dengan keadaan yang hati-hati. Hal ini dikarenakan, aktivitas olahraga ini merupakan kegiatan ekstrim yang memungkinkan seseorang untuk  melompat dari atas ketinggian tebing. Oleh karena itu, dibutuhkan beberapa tips yang aman untuk melakukan olahraga cliff diving yaitu sebagai berikut :

1. Mengetahui Kedalaman Air

Ketika melakukan olahraga cliff diving kita harus memperhatikan dan mengetahui kedalaman air. Hal ini dimaksudkan supaya saat meloncat dari atas ketinggian kita tidak terbentuk dasar laut sehingga menimbulkan cidera. Kedalaman air harus bisa sesuai dengan ketinggian tebing yang digunakan untuk melompat.

2. Memilih Lokasi Yang Tidak Berombak

Ketika hendak melakukan cliff diving, kita harus memilih lokasi penerjunan terlebih dahulu. Lokasi penerjunan yang aman untuk kegiatan olahraga ini adalah lokasi yang tidak berombak. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi risiko seseorang terbawa ombak hingga ke tengah laut.

3. Mencari Lokasi Yang Bebas Dari Batuan Dan Karang

Seseorang yang hendak melakukan olahraga cliff diving juga harus mencari lokasi yang bebas dari batuan dan juga karang. Hal ini dimaksudkan supaya seseorang tersebut tidak terbentur karang atau batuan tersebut ketika terjun dari atas ketinggian tebing. Dengan demikian, olahraga ekstrim ini bisa dilakukan dengan aman dan tidak menimbulkan luka.

4. Memperhatikan Kondisi Angin

Saat melakukan cliff diving, kita harus memperhatikan kondisi angin. Jika angin sedang kencang maka sebaiknya kita mencari lokasi lain yang memiliki kondisi angin yang tenang. Hal ini dikarenakan, angin yang kencang akan mengubah titik jatuh kita menjadi lebih jauh dan melenceng sehingga kita bisa jatuh di tempat yang tidak tepat.

5. Menjauhi Pusaran Air

Ketika melakukan olahraga cliff diving, kita harus menjauhi lokasi pusaran air supaya penerjunan kita aman. Hal ini dilakukan supaya kita tidak ikut tersedot ke dalam pusaran air, sehingga membahayakan nyawa kita. Jika kita memilih lokasi yang benar dan aman, maka kita juga akan selamat.

Itulah beberapa hal yang bisa diketahui terkait olahraga cliff diving yang sangat ekstrim dan menguji adrenalin. Olahraga ini sangat cocok dipilih untuk Anda yang suka dengan kegiatan yang menantang adrenalin dan suka akan tantangan.

Facebook 0 Twitter 0 Google Plus 0 Digg 0 Pinterest 0

LEAVE A COMMENT